Kondisi jalanan yang akan dilalui wisatawan dari gerbang utama menuju lokasi Tea Bridge adalah jalanan beraspal, sayangnya jalanan beraspal ini kondisinya sudah sedikit rusak sehingga jalan bergelombang.
Sesampainya di area parkir Tea Bridge para wisatawan dapat memarkir kendaraannya, disediakan area parkir khusus untuk kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat.
Memasuki area Tea Bridge para wisatawan akan dikenakan biaya tiket masuk kembali sebesar Rp10.000 per orang, tiket masuk tersebut berlaku bagi anak usia 3 tahun ke atas.
Tea Bridge ini juga memiliki jam operasional khusus, yaitu mulai dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, para wisatawan disarankan datang lebih pagi agar dapat menikmati lokasi Tea Bridge lebih leluasa dengan waktu yang lebih panjang.
Udara di kawasan Gunung Mas ini juga sangat dingin dan sejuk, suhu berkisar antara 12-22 derajat celcius, hal ini disebabkan karena lokasi Gunung Mas yang berada di ketinggian 800-1200 mdpl.
Dari Tea Bridge ini juga wisatawan dapat menikmati pemandangan Gunung Gede yang sangat cantik, selain itu hamparan perkebunan teh yang sangat hijau juga sangat memikat.
Di lokasi Tea Bridge ini para wisatawan dapat mengabadikan keindahan pemandangan alam dengan berselfie, yang pastinya akan mempercantik feed media sosial wisatawan juga.
Untuk wisatawan yang datang dengan pasangan dan ingin berfoto bersama, dapat menggunakan jasa fotografer untuk mendapatkan foto dengan kualitas yang lebih bagus lagi.
Baca Juga: Lirik Lagu 'Mars Hari Santri' yang Dicover oleh Risa Solihah, Zulfa Rahmawati, dan Nur Aini Anawiyah
Untuk menikmati jasa fotografer tersebut para wisatawan hanya perlu membayar dengan harga Rp5.000 per foto saja.
Selain jembatan dan hamparan kebun teh di area Tea Bridge juga terdapat beberapa gazebo yang disewakan dan beberapa warung makanan dan minuman.
Selain itu terdapat juga fasilitas lain seperti toilet dan juga mushola yang dapat digunakan oleh semua wisatawan.